Dalamkonteks diri kita sebagai umat nabi Muhammad SAW, maka setiap kita tentu saja harus mengenal ini bukanlah sekedar mempelajarinya secara kronologis dari sebelum lahir hingga wafatnya, tetapi juga harus mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi, inilah hakikatnya menahami sejarah nabi (sirah nabawiyah). Isibuku Tafsiran Alkitab Matthew Henry –jilid Kisah Para Rasul – dapat dibuka dan dibaca di website ini. Jadi silakan klik di atas gambar untuk membacanya. Buku ini tidak dapat di-download, jadi READ ONLY. Kalau Anda ingin membeli buku dalam seri MH, silakan menghubungi penerbit Momentum di Surabaya atau mengunjungi website Momentum: https DoaJemaat (Kisah Para Rasul 4:23-31) Pengamatan: Mengamati kebenaran dengan menemukan fakta-fakta dan informasi berdasarkan ayat-ayat Alkitab. Petrus dan Yohanes yang telah dilepaskan oleh sidang Mahkamah Agama kemudian pergi kepada teman-temannya dan bercerita tentang apa yang disampaikan oleh imam-imam kepala dan tua-tua (ay.23). RenunganHarian Kisah Para Rasul 10: 23b-33 | Yang Layak Disembah. Renungan Harian Kisah Para Rasul 4: 1-22 | Terlalu Terbiasa. Renungan 3 Des 2021: Kisah Para Rasul 5: 26-42 (Siap Menanggung Risiko) Renungan 9 Nov 2021: Kisah Para Rasul 8: 4-25 (Uang Bukan Segalanya) Renungan Sekolah Minggu Kisah Para Rasul 5: 26-42 | Aku Suka Ke Rumah Tuhan. RasulullahSAW bersabda, " Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian ." (HR Muslim) Dalam hal ini, Rasulullah SAW berkata bahwa iman memiliki lebih dari tujuh puluh tingkat mulai dari ucapan Tahlil sampai menyingkirkan batu dari jalanan. Demikianlah kisah Malaikat Jibril mengajarkan ilmu tauhid kepada sahabat. 8And Saul approved of their killing him. The Church Persecuted and Scattered. On that day a great persecution broke out against the church in Jerusalem, and all except the apostles were scattered throughout Judea and Samaria. 2 Godly men buried Stephen and mourned deeply for him. 3 But Saul began to destroy the church() Going from house to house, he dragged off both Playthis game to review Religious Studies. Tema utama dari Kisah Para Rasul adalah Preview this quiz on Quizizz. Tema utama dari Kisah Para Rasul adalah. kisah rasul DRAFT. 1st grade. 2 times. Religious Studies. 93% average accuracy. a day ago. patadunganjesica_18092. 0. Save. Edit. Edit. kisah rasul DRAFT. a day ago. Doulos14 MessengersKemuliaan bagi TUHAN RAJA YESUS KRISTUS.Thank you for pray & support.Copyright HindraNani @ 2 December 2018 MujizatDitengah Musibah (Kisah Para Rasul 27 : 20-26) IR3 Minggu, 24 April 2022 IR2 Minggu, 24 April 2022 IR1 Minggu, 24 April 2022 Paskah (Mazmur 44 : 4) Ibadah 3 Paskah 2022 Ibadah 2 Paskah 2022 Ibadah 1 Paskah 2022 Tutup Mata di Bumi, Buka Mata di Surga (Lukas 23 : 44-46) Ibadah 3 Jumat Agung 2022 Siahaan Harls Evan. “Karakteristik Pentakostalisme Menurut Kisah Para Rasul.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1 (2017): 12–28.Tenney, Merril C. Survei Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 1993. Siahaan, Harls Evan R. “Presuposisi Kitab Kisah Para Rasul Dalam Rancang Bangun Teologi Pentakosta.” Cq9qs. 3Petrus menyembuhkan orang lumpuh31-10 1Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah. 2Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. 3Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. 4Mereka menatap dia dan Petrus berkata ”Lihatlah kepada kami.” 5Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. 6Tetapi Petrus berkata ”Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” 7Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. 8Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah. 9Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah, 10lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi Petrus di Serambi Salomo311-26 11Karena orang itu tetap mengikuti Petrus dan Yohanes, maka seluruh orang banyak yang sangat keheranan itu datang mengerumuni mereka di serambi yang disebut Serambi Salomo. 12Petrus melihat orang banyak itu lalu berkata ”Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri? 13Kel. 315 Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan. 14Mat. 2715-23; Mrk. 156-14; Luk. 2313-23; Yoh. 1912-15 Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu. 15Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi. 16Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua. 17Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu. 18Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita. 19Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, 20agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus. 21Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu. 22Ul. 1815, 18-19 Bukankah telah dikatakan Musa Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. 23Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita. 24Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini. 25Kej. 2218 Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati. 26Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu.” Terjemahan Baru Bible © Indonesian Bible Society 1974, Selebihnya Tentang Alkitab Terjemahan Baru Kita semua pasti tahu lagu Sekolah Minggu yang berjudul Dalam nama Yesus. “Dalam nama Yesus ada kemenangan, dalam nama Yesus, Iblis dikalahkan”. Tidak ada yang dapat melawan kuasa Yesus. Kuasa Yesus memberi pemulihan dan nama Yesus menjadi pengharapan dunia. Tema Khotbah kita saat ini adalah DIPULIHKAN KARENA NAMA YESUS. Saudaraku, ketika Petrus dan Yohanes berjumpa dengan si lumpuh yang duduk di pintu Gerbang Indah Bait Allah. Petrus dan Yohanes tidak membawa sesuatu yang diharapkan si lumpuh. Petrus dan Yohanes tidak memiliki kekayaan. Petrus dan Yohanes tidak membawa uang, emas atau perak. Padahal si lumpuh itu mengharapkan sedekah. Setiap hari ia duduk di pintu Gerbang Indah Bait Allah untuk meminta sedekah. Gerbang Indah adalah Gerbang pada sisi sebelah timur Bait Allah yang menghubungkan halaman untuk orang-orang bukan Yahudi dan halaman perempuan. Banyak orang lalu lalang di tempat itu. Itu tempat yang strategis untuk meminta sedekah. Petrus dan Yohanes juga tidak memiliki pengetahuan kesehatan untuk menolong si lumpuh. Petrus dan Yohanes adalah nelayan. Mereka bukan dokter. Petrus meminta si lumpuh untuk menatap mereka. Ayat 5 dari pembacaan kita katakan Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. Sesuatu yang diharapkan si lumpuh, mungkin uang yang lebih besar atau lebih banyak. Sebab, bisa jadi selama meminta – minta di Pintu Gerbang Bait Allah itu, si lumpuh selalu mendapat perlakukan tidak peduli dari orang lain. Ada yang lewat begitu saja dengan cuek tanpa menoleh. Ada yang sekedar merasa kasihan tapi tidak memberi apa – apa. Ada yang memberi sedekah sambil berjalan dengan cepat. Mungkin ada juga yang mengejek dan mencemohkan si lumpuh. Si lumpuh ini sudah lumpuh sejak lahirnya. Ia pasti sudah kenyang dengan berbagai perlakuan orang kepadanya. Tapi di hari itu, si lumpuh mendapatkan sebuah perlakuan yang berbeda. Ada orang yang memintanya menatap mereka. Ternyata ada orang yang menunjukan rasa peduli. Bahkan Petrus dan Yohanes memberi sesuatu yang lebih dari apa yang diharapkan si lumpuh. Petrus dengan tegas katakan pada ayat 6 “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Petrus dan Yohanes memiliki Yesus. Yesus yang berkuasa memulihkan dan menyembuhkan. Petrus dan Yohanes tahu bahwa uang bukan satu-satunya kebutuhan si lumpuh. Petrus dan Yohanes bukan sekedar melakukan mujizat. Petrus dan Yohanes memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan si lumpuh yaitu pemulihan. Pemulihan dari kelumpuhannya. Pemulihan imannya. Pemulihan Jasmani dan Rohani. Di dalam nama Yesus, si lumpuh mengalami pembebasan secara total, fisiknya tapi juga psikisnya. Itulah sebabnya ia melonjak, berdiri, berjalan kian kemari, melompat – lompat dan memuji Allah. Ada tujuh 7 kata kerja pada ayat 8 ini sebagai respons dari si lumpuh. Pemulihan ini karena karya Roh Kudus dalam diri si lumpuh yang benar - benar mengubah kehidupannya. Sebelumnya ia hanya duduk dengan pasif, menerima nasibnya dan mengharapkan belas kasihan orang lain. Tapi kuasa Yesus mengubah hidupnya, ia menjadi aktif malahan kesembuhannya menjadi sarana pemberitaan Injil. Banyak orang menjadi takjub dan tercengang. Kisah ini pertama – tama mengajak kita untuk percaya pemulihan Allah. Tidak ada yang mustahil bagi Allah yang kuasaNya tidak terbatas. Di mana ada doa disitu ada jawaban. Di mana ada iman disitu ada mujizat. Di mana ada pengharapan, disitu ada kekuatan. Di mana ada kasih disitu ada kemenangan. Dimana ada Yesus, disitu ada pemulihan dan keselamatan. Apakah Yesus ada di dalam hidup kita? Ini pertanyaan yang mudah kita jawab. “Saya Kristen, sudah pasti saya punya Yesus”. Tapi apakah kuasa Yesus sudah memulihkan kita? Apakah nama Yesus yang menjadi pengharapan kita? Saudaraku, kadangkala tanpa kita sadari, hidup kita masih seperti si lumpuh tadi. Kita memang tidak lumpuh secara jasmani. Kita juga tidak meminta – minta sedekah. Tetapi dalam hubungan dengan Tuhan, kita selalu meminta dan mengharapkan Tuhan memberi berkat – berkat jasmani saja. Kita meminta banyak berkat lewat pekerjaan uang yang banyak, gaji yang lancar, karir yang cemerlang. Pedagang meminta jualan cepat laku. Nelayan meminta “ikan makan rame”. Dalam soal itu, kita tak ada bedanya dengan si lumpuh. Hari ini Firman Tuhan mengoreksi kehidupan kita. Yang terpenting bagi kita adalah pemulihan dalam kuasa Yesus. Setiap kita mesti dipulihkan supaya yang sebelumnya pasif menjadi aktif, yang sebelumnya malas menjadi rajin, yang sebelumnya masih menyimpan dendam segera berdamai, yang sebelumnya keras hati menjadi taat. Pribadi kita, keluarga kita, persekutuan kita, kehidupan bermasyarakat sangat membutuhkan pemulihan Tuhan. Jika ada pemulihan Tuhan maka ada kepenuhan Roh dan semangat yang menyala – nyala terutama ketika kita sedang berjuang sehati dan bekerja keras untuk Pekerjaan Pembangunan Gedung Serba Guna dan persiapan Sidang Sinode. Jika Allah memakai sentuhan Petrus mendemostrasikan kuasa Roh Kudus yang ajaib itu. Maka Nama Yesus dan Kuasa Roh Kudus juga bekerja di tengah – tengah kita. Firman Tuhan ini juga menasihatkan kita untuk memiliki hati yang peduli, hati yang peka, hati yang penuh kasih untuk menolong orang lain. Mari menjadi tangan Tuhan untuk menyalurkan berkat Tuhan bagi orang lain. Banyak orang disekitar kita sedang mengalami keadaan seperti si lumpuh baik lumpuh secara fisik tapi juga kelumpuhan sosial, kelumpuhan ekonomi dan kelumpuhan rohani. Nama Yesus adalah pengharapan dunia. Maka tetaplah giat bekerja, melayani Tuhan, menopang pekerjaan – pekerjaan Tuhan sehingga melalui Gereja kita menjadi alat pemulihan Tuhan bagi dunia. Dalam nama Yesus ada kemenangan. Dalam nama Yesus segala bentuk kelumpuhan dipulihkan. Amin. Tuhan memberkati. Selamat Hari Minggu. Khotbah dari Bacaan yang sama GEREJA YANG MELAYANI DAN MEMBEBASKAN. Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah. Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. Mereka menatap dia dan Petrus berkata ”Lihatlah kepada kami.” Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. Tetapi Petrus berkata ”Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah. Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah, lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya.